Syahariah Pastikan Tak Ikut Bursa Ketua KONI Kaltim

banner 468x60

TIKTAKBORNEO.COM – BALIKPAPAN – Narasi dinasti politik yang sempat menerpa Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syahariah Mas’ud, akhirnya terjawab. Politikus ini secara resmi menutup pintu spekulasi terkait pencalonan dirinya dalam pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim masa bakti 2026–2030 yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Langkah tegas ini diambil Syahariah menyusul derasnya kabar di media sosial yang menempatkan namanya sebagai salah satu kandidat kuat. Ia menyebut informasi yang beredar tersebut sebagai kategori informasi palsu atau hoaks yang tidak berdasar pada fakta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Saya tidak berminat untuk maju. Isu yang beredar itu hoaks. Saya sadar diri, jadi tidak akan terjun ke bidang itu,” ujar Syahariah Mas’ud saat ditemui di Balikpapan, Kamis (14/5/2026).

Di tengah memanasnya suhu politik internal KONI Kaltim, Syahariah justru memilih untuk menarik garis tegas dari hiruk-pukuk persaingan. Ia mendorong agar publik dan pemilik suara lebih fokus pada figur-figur yang memiliki rekam jejak mumpuni di dunia olahraga daripada terjebak dalam desas-desus politik.

Ia mengingatkan bahwa memimpin KONI Kaltim merupakan tantangan besar yang memerlukan konsentrasi tinggi pada peningkatan prestasi atlet, bukan sekadar urusan posisi.

“Mari kita biarkan proses pemilihan Ketua KONI Kaltim berjalan secara sehat dan fokus pada kualitas calon yang ada. Siapa pun yang menjadi ketua nanti harus memperhatikan kinerjanya,” tuturnya.

Bantahan Syahariah ini muncul di tengah menguatnya nama-nama lain yang disebut-sebut mulai melakukan gerilya politik untuk mengamankan kursi ketua. Setidaknya terdapat tiga nama yang santer beredar di kalangan pemangku kepentingan olahraga Benua Etam, yakni Alwy, Andre, dan Sapto.

Dirinya pun memastikan bahwa dukungannya akan diberikan secara objektif kepada siapa pun yang kelak terpilih, asalkan membawa semangat perbaikan bagi institusi. Ia meminta agar masyarakat tidak lagi mengaitkan namanya dengan jabatan tersebut agar tidak mengganggu kredibilitas proses pemilihan.

“Kita mendukung siapa pun yang menjadi Ketua KONI Kaltim. Jangan lagi ada yang termakan isu-isu yang tidak benar,” pungkas anggota DPRD Kaltim periode 2024–2029 tersebut.(*ade)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *